NAFSU MUTHMAINNAH

--------------------------------------

Seorang yang hatinya telah didominasi oleh Nafsu Muthmainnah, bukan lagi oleh syahwat atau hawa nafsu, maka Nafsu Muthmainnah menjadi Imam bagi seluruh tubuh dan dirinya.

Dan seperti dikatakan dalam penjelasan sebelumnya, sesungguhnya Nafsu Muthmainnah inilah yang disebut Jati Diri manusia itu. Hakikat dari manusia itu.

Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa (An-Nafs)  mereka (seraya berfirman): "Bukankah Aku ini Tuhanmu". Mereka menjawab:"Betul (Engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi". (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan:"Sesungguhnya kami (Bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan)". (QS. 7:172)

Siapakah yang berjanji dalam ayat diatas ? Apakah kita pernah merasa berjanji?

Yang berjanji seperti disebutkan di ayat diatas, bukanlah ruh. Tetapi Jiwa yang tunggal, Nafsu Muthmainnah.

Namun kemana Nafsu Muthmainnah kita sekarang?

Sejak kita dilahirkan ke bumi, berapa puluh tahun yang lalu, sudah berapa banyak kita membiarkan hati kita di dominasi Syahwat dan Hawa Nafsu?

Pada dasarnya, Jiwa (Nafsu Muthmainnah) kita ini seperti juga jasad. Jasad membutuhkan makan, demikian pula dengan Jiwa.

Jasad membutuhkan makanan berupa : karbohidrat, vitamin, mineral, protein,

dsb. Jiwa juga membutuhkan makanan, seperti : shalat, dzikir, puasa, dsb.

Dalam sehari orang pada umumnya jasadnya membutuhkan makan 3 kali, dengan kadar karbohidrat, vitamin, mineral, protein tertentu. Apabila ini tidak terpenuhi maka akan sakit, bahkan mati.

Demikian pula jiwa.

Dalam sehari Allah telah menetukan makanan minimalnya :

==========================================

MAKANAN              JUMLAH             KADAR (misal)

==========================================

Subuh                         2 Rakaat                     200

Dzuhur                      4 Rakaat                     400

Ashar                          4 Rakaat                     400

Maghrib                     3 Rakaat                     300

Isya                             4 Rakaat                     400

------------------------------------------------------------------------------------

Total                           17 Rakaat                   1700

==========================================

Dalam sehari Allah mempersyaratkan minimal 1700 nilai (misal untuk memudahkan deskripsi) bagi jiwa kita.

Namun ketika subuh kita sholat sambil mengantuk, mungkin nilainya hanya 50.

Dzuhur selagi masih banyak perkerjaan, nilainya mungkin 20. Ashar Sudah hampir pulang bekerja, nilainya mungkin 40. Maghrib sudah sampai rumah tapi masih capek, mungkin nilainya 60. Isya bisa konsentrasi dengan baik mungkin nilainya 400.

Namun dalm sehari itu total yang dikonsumsikan oleh Jiwa hanya 570. Jauh dari nilai minimal 1700. Dan selama puluhan tahun hidup tahun ini, sepanjang hari kita kurang dalam memberikan konsumsi pada Jiwa.

Apa yang terjadi? Jiwa kita sakit. Nafsu muthmainnah sakit. Mungkin sekarang ia lumpuh, buta, tuli, dan bisu, atau mungkin mati !

Itulah yang dikatakan Allah :

Mereka tuli, bisu, dan buta, maka tidaklah mereka akan kembali (ke jalan yang benar), (QS. 2:18)

maka apakah mereka tidak berjalan di muka bumi, lalu mereka mempunyai hati yang dengan itu mereka dapat memahami atau mempunyai telinga yang dengan itu mereka dapat mendengar Karena sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta, ialah hati yang di dalam dada. (QS. 22:46)

Hati adalah tempat dari Nafsu Muthmainnah. Ketika Nafsu Muthmainnah yang dominan terhadap hati, maka hati itu adalah si Nafsu Muthmainnah.

Kita tidak menyadari, bahwa dengan perjalanan hidup kita selama sekian puluh tahun, dengan memberikan konsumsi makanan yang kurang terhadap Jiwa kita dan membiarkan terdominasi oleh Hawa Nafsu dan Syahwat, Jiwa (hati) kita menjadi lumpuh, buta, tuli, bisu, bahkan mungkin mati.

Jiwa (hati) kita menjadi sakit. Sehingga lupa terhadap perjanjian yang pernah diucapkan pada Allah seperti dalam QS 7:172.

------------------------------

JIWA YANG SEHAT

------------------------------

Ada orang-orang yang berhasil dalam pelaksanaan agamanya, menghidupkan dan menyehatkan kembali Jiwa (Nafsul Muthmainnah) nya.

Sehingga hatinya di dominasi oleh Nafsul Muthmainnahnya. Jiwa yang sekarang ini abstrak/ghaib (tidak terindera) oleh kita, apabila telah hidup, telah sehat, maka matanya akan melihat, telinganya akan mendengar, mulutnya dapat berkata-kata.

Jiwa apa bila melihat maka ia akan melihat sesuai dengan dimensi keghaibannya. Inilah yang dalam terminologi tasawuf dikatakan Mukasyafah.

Jadi bukanlah suatu hal yang aneh dikalangan para pejalan tasawuf yang lurus, dapat melihat jin, malaikat, jiwa-jiwa manusia yang telah mati, dan lain sebagainya yang menurut pandangan kita adalah sesuatu yang ghaib.

Karena sesungguhnya bukan mata inderawi (jasad) lah yang melihat tetapi mata si Jiwa yang ada didalam dada.

Dan sehatnya Jiwa Muthmainnah inilah, salah satu paramater seorang telah beriman dengan benar.

                            

kisah seorang penambang emas

Apabila seorang penambang mencari emas, dia harus mengayak
tanah untuk menyaring logam yang berharga itu. Dia memungut
yang berharga dan membuang sisanya. Demikian pula, di mana pun
Anda mencari, apakah itu di timur, barat, utara, atau selatan,
apakah itu umat Hindu, Zoroaster, Kristen, Yahudi, atau Islam,
Anda harus mencari dan memungut hanya suatu yang bernilai,
yaitu emas, khazanah Tuhan, yaitu kebenaran. Selama Anda
mencari melalui semua kitab suci, Anda harus menyisihkan apa
pun yang lainnya, seperti penambang emas membuang kotoran dan
batu-batu. Hanya kekayaan Tuhan yang Anda butuhkan untuk
kehidupan Anda dan untuk kecerahan jiwa Anda.
 
 M.R. Bawa Muhayyaddin

mari Scan your folder

awaduh sudah lama juga tak bersua, menekan huruf pada sebuah keybord untuk di tayangkan..

maaf untuk para penggemar blog ku..
surat-surat kalian ta' terbalas mungkin ini bisa menjadi tombo hati kalian.

edisi kali ini g hanya mengucapkan bahwa berhati-hatilah..
setiap orang dapat membuat virus..
seumur hidup sudah berapa juta orang yang berbicara padamu dan pada akhirnya menularkan virusnya dalam pikiranmu..
sungguh, setiap menit virus itu mampu berkembang dengan cepat untuk tiap kelahirannya..
dan sudah berapa juta engkau terjangkit virus-virus yang mematikan..
virus itu dapat menghilangkan setiap memori dalam pikiranmu,naluri hingga penyikapan..
ya, carilah virus itu dengan seksama..
scan semua folder dalam pikiranmu..

dan sudahkah kamu mendownload antivirus untuk dirimu sendiri..
atau jangan-jangan seumur hidupmu kamu hanya hidup dengan virus ..

bersihkan dan buatlah virus jinak untuk dirimu sendiri..

iseng

ada percakapan antara sepasang suami istri mengenai POLIGAMI

bapak: bu boleh nda aku poligami

ibu: sekarang bapak tahu itu poligami??

bapak:tahu

ibu:tahu akibatnya?

bapak: tahu

ibu:ya sudah berarti ibu boleh juga dong berpoliandri

bapak:jangan!!!

ibu:lho kenapa, kan adil!

bapak: kalo poligami hasil anaknya kan jelas siapa suaminya, nah kalo poliandri siapa bapaknya???

ibu:ohhhh...sekarang bapak tidur di depan tipi yaaaaa....

HU

                  jika aku mencintaimu hanya karena ALLAH

the way of love

aku memiliki anggur yang dapat menggugah cintamu..

aku memiliki napas yang dapat membangunkan tidurmu..

aku memiliki rasa yang dapat membuatmu bingung..

dan,

aku memiliki jiwa yang dapat membawamu bahagia..

biar tuhan bekerja..

beberapa saat lalu tiba-tiba saja sebuah angin berhembus melintas kuping hingga hidungku..

aku kira sebuah udara biasa yang nantinya akan terhirup olehku juga..

pikirku..

tapi tak terduga, semua pikiran akan penat diri waktu itu tiba-tiba hilang begitu saja setelah udara itu melintas..

ya, aku tak pernah berpikir bahwa bisa semudah itu meredam sebuah kepenatan..

kamu tahu dijauh sana ada beberapa jiwa yang terasa penat akan masalah pada akhirnya memutuskan untuk berteriak didalam air atau berdiam diri didalam ruang sunyi..

sungguh aku berterima kasih bahwa tuhan telah berkerja dengan baik..

miss u god..

mungkin besok aku pesen satu bidadari untuk mengipas saat ku terlelap ya..

kartu lebaran

aku minta maaf,

....sungguh terhadap kalian yang pernah aku gagahi oleh ucapan, perbuatan dan sikap ku..

sungguh semua itu aku benar-banar khilaf..

tulisan yang anda baca ini hadir sebagai pengganti diri..

tapi sungguh, jiwaku meminta maaf dengan tulus..

sehingga aku bisa merasakan nafas kalian//

selamat LEBARAN>>

from Yogjakarta

entah apa yang harus terucap dari raga ku tentang kota bintang ini..

perjalanan yang cukup tak berucap..

setelah menyelesaikan pameran di kota ini, akhirnya bisa juga menikmati udara jogya dari kemerlap lampu malam melihat memerahnya merapi..

banyak orang-orang lama di kehidupanku yang tak disangka berjumpa di sini, dan ada juga orang-orang baru yang bikin betah di kota ini..

tapi tenang sobat jika aku harus pulang dulu kekota lahirku, beberapa waktu kedepan aku akan mengunjungi mu lagi untuk melakukan tugas yang berbeda..

tenang aku akan menemanimu duduk di sebuah tikar dengan sekendi teh poci dan membicarakan siapakah aku dan kamu..

selamat berujian..

selamat menjalankan ujian..

syaratnya mudah jangan makan, minum dan banyak beribadah..

ok, semoga kita mendapat nilai A pada akhir ujian nanti..

tapi sebelumnya sesama peserta jangan ada dengki..

dan ku memohon di bukakan pintu maaf jika ada kesalahan tilik..

Selamat Ujian dan rayulah tuhan..

My Photo
Powered by Friendster Blogs

September 2007

Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
            1
2 3 4 5 6 7 8
9 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30